Baru saja buka Facebook, saya melihat ada gambar tokoh favorit saya di akun teman. Gambar Satria Baja Hitam, saudara-saudara! Dia adalah tokoh favorit saya. Lebih tepatnya tokoh di film favorit saya! Akhirnya tercetus keinginan untuk membuat postingan kenangan ini.
Satria Baja Hitam
Entah dari mana asal-usulnya, bisa-bisanya saya terpikat pada makhluk berparas seperti lalat itu. Saya masih ingat betul ketika itu, saya dan teman-teman di Sekolah Dasar sering adu keterampilan menggambar Satria Baja Hitam. Lengkap dengan motor hijaunya itu.
Suatu ketika saya mendengar iklan di radio bahwa ada acara “Jumpa Satria Baja Hitam” di Jogja. Orang tua saya tahu saya begitu mengidolakannya. Saya pun dibelikan tiket dan diantar berjumpa toko idola. Sesampainya di acara tersebut, saya agak sedikit kecewa. Ternyata Satria Baja Hitamnya made in Indonesia. Badannya tidak kuat tetapi seperti orang kurang olah raga. Dan saya masih ingat bahwa motornya benar-benar motor ringkih. Andai saja dibawa jalan pasti rontok. Jari-jari (kaki belalang) di mesinnya itu terbuat dari plester hitam.
Saya kaget luar biasa ketika hari berikutnya saya mengamati foto teman saya berfoto dengan Satria Baja Hitam. Bahkan, ia berfoto memakai helm-nya itu. Saya kagum luar biasa. Saya baru tahu bahwa foto itu hasil rekayasa digital setelah menginjak Sekolah Menengah Pertama.
Apapun itu, meski Jepang dilanda gempa dan tsunami, saya masih mengidolakan Satria Baja Hitam! Titik!
Kembalinya Pendekar Rajawali (The Return of Condor Heroes)
Nah, film yang satu ini agak berbau dewasa. Namun, saya terpikat kala itu karena banyak adegan imajinatif yang menarik. Misalnya: tinggal di gua yang pintunya dari batu, tidur di batu yang berasal dari kutub, memiliki rajawali yang sangat besar hingga dapat dinaiki, dan seterusnya.
Sepertinya kekaguman saya pada Gadis Naga Kecil telah menjadi salah satu bagian hidup saya. Saya tak menyangka bahwa istri yang saya nikahi berparas hampir sama dengan Gadis Naga Kecil. Paling tidak imutnya sama. Hehehehehe.
Semoga cinta abadi Yoko dan Gadis Naga Kecil di film favorit saya tersebut terpatri di hati kami.
Golok Pembunuh Naga
Film ini berlatar hampir sama dengan The Return of Condor Heroes. Kedua sama-sama menyajikan adegan laga non-robotik. Saya masih ingat formasi berkelahi tokoh-tokohnya. Hingga suatu saat ada satu tokoh cedera dan anaknya menggantikannya menjadi tokoh utama.
Sayang saya lupa namanya. Kalau ada yang punya videonya, bolehkah saya meng-copy-nya?
Robot Yang Terlupakan
Saya lupa judul film favorit yang satu ini. Saya hanya ingat tokoh utamanya bergigi gingsul. Dan anak buahnya (robot) sering dipanggil dengan sebutan “Orta” dan “Baikul”. Saya tidak tahu ejaan yang benar seperti apa. Itu hanya penulisan sesuai yang saya dengar ketika masih kecil dulu. Baikul itu mungkin merujuk pada peran robot tersebut yang memiliki roda di dadanya, seperti sepeda (cycle).
Adakah yang tahu judul filmnya?
Apakah judul film favorit Anda?











GooglePlus
Twitter
LinkedIn
kalo saya masih demen sama yang namanya doraemon.. tokoh2 lucu2, kosakatanya imajinatif mulai dari baling2 bambu, pintu kemana saja, kantong ajaib,dsb. Adapun tokoh idola saya ya si Nobita, karena dia merasa kesulitan yang dia alami itu mudah-mudah saja karena ada si Doraemon. Bedanya dengan saya, kalo saya merasa hidup ini mudah kok dijalani meskipun terkadang sulit.. hehehe.
Statement terakhir itu loh,,, Hehehehe.
Nostalgia… paling demen si satria baja hitamnya… kalo dilihat mukanya si satria baja hitam kaya mukanya capung tuh…
Jadi ingat dulu waktu demam Ksatria Baja Hitam sy minta digambarin tu tokoh. Akhirnya my father yang menggambarkan. Sy protes dan tidak terima dengan gambar karyanya. Kepalanya mosok kayak capung!
itu film Winspector mas. Polisi Robot ala kepolisian Jepang.
Iya. Sudah dibantu ingat2 ma Mas Tomi Juga. Terimakasih.
Banyak sebenarnya, tapi ada yang sudah lupa judulnya

Selain film diatas, ada juga Ultraman, the kickers, born to cook, trus pembalap tamiya (yonkuro) yang saya lupa-lupa ingat judulnya
Dari sekian film yang disebut, sy hanya ketemu dengan Ultraman. Sy tidak mengidolakan Ultraman karena kostumnya yang tidak memikat. Sewaktu sy masih kecil, sy sangat berharap sosok pahlawan memiliki kostum logam (robot) atau baju pendekar sekalian.
jadi inget jaman kegelapan…nonton baja hitam di rumah tetangga karena gak punya tipi di rumah..
Trus habis itu niru2 gayanya: Berubah!!!
Yang no. 1, 2 dan 3 juga favorit saya semasa kecil
Tapi sekarang tentu tidak lagi
Hehehehe. Tapi masih terbayang2 tidak, Pak?
dulu suka sekali dengan ksatria baja hitam, kisah si ular putih, dan power rangers. kalo jaman sekarang sponge bob. walau umur terus bertambah tapi tetap suka film anak-anak
Oia, dulu ada Ular Putih juga ya. Tapi waktu itu sy tidak rutin nonton Ular Putihnya. Jadinya tidak terpatri kuat di memori.
kok kita hampir samaan ya
Hidup satria baja hitam
Berubah!
Satria Baja Hitam, Pendekar Rajawali, & Golok Pembunuh Naga saya suka juga tuh
Rata-rata film berbau laga saya suka
Laga sy juga suka, tapi tidak semua. Yang jelas tidak sy sukai adalah laga made in Indonesia. Pakai acara bikin monster2an animasi yang sama sekali aneh.
Wah, film Satria Baja Hitam itu favorit saya juga mas waktu kecil. Itu salah satu film yang paling saya tunggu-tunggu bersama teman-teman main saya. Kalo udah film itu ditayangkan, pada ngumpul semua. Waktu itu filmnya berbahasa Malaysia karena tempat tinggal saya bisa menerima siaran tv Malaysia (di Singkawang Kalbar).
Jadi ingat dengan Kotaro Minami
Film favorit saya lainnya (waktu kecil) yaitu Gaban, Power Rangers, dan film kartun Dash Yonkuro (lomba tamiya).
Luoh, berarti ditayangkan di beberapa negara dalam waktu yang bersamaan ya? Lucu pastinya kalau pakai bahasa Melayu. Kayak Upin Ipin. Hehe.
Nasib perfilman masa kini sama halnya nasib permainan buat anak2 masa kini juga. perbedaan yang mencolok membuat kita terheran2 , apakah ini masih berperan penting membentuk kreatifitas anak.
Saya juga punya film favorit yaitu “doraemon”, hehehe, itu waktu masih kecil sampai sekarang. tapi saya tidak menemukan lagi filem2 itu. ganti deh sama filem ecek-ecek masa kini.. hehehe
Waw berarti yang sy rasakan memang nyata dirasakan oleh orang lain ya.
Doraemon dengan baling-baling bambunya. Sy senang kalau liat baling-baling bambunya itu. Canggih bisa bikin manusia terbang. Udah gitu, lehernya tidak keseleo. Lehernya kan menahan beban badannya agar bisa selaras dengan posisi kepala.
Doraemen juga kartun favorit saya mas, tapi yg berbahasa Malaysia (jauh lebih lucu mas)
Kayak Upin Ipin ya, Mas?
wehehe, sama mas, aneh ya, sekarang film2 buat anak2 makin gak jelas (dulu sih masih cukup jelas) hehe.
Loh, kayaknya yang dirasakan sama dengan yang sy rasakan. Sy merasa bingung melihat film anak-anak sekarang. Sy merasa film sekarang tidak bermutu. Kebingungan sy terletak di: film dulu juga tidak bermutu tapi sy belum cerdas mengomentari atau film sekarang yang memang mengalami penurunan kualitas.
haha..
kalau ingat2 masa kecil rasanya indah . . hehe.. senyum2 sendiri jadinya..
Iyak. Menarik dan bikin rindu.
weleh weleh..kok aku dah lupa lupa ingat yah ma film andy lou yang Return of The Condor Heroes..aku dulu suka nonton..tapi nggak begitu ingat lagi jalan ceritanya, kalo yang robotik robotik nggak begitu suka..biasalah anak cewek..lebih suka yang melodrama gitu …
Jamannya Mama Kinan masih kecil filmnya apa?
hehehee….jadi inget lagi sm baja hitam…berubaaaahhhh !!!
eh yang Pendekar Rajawali itu aku juga nonton dari awal sampai akhir juga…sampai sekarang malah masih ada rasa benci sama Hakim Roda Emas…wkwkwk…
Trus yang pemeran Baja Hitam pakai motor sport plus jaket keren kemana-mana. Di jalan dihadang monster. Berubaaahhhh!!!
Hakim Roda Emas sekarang dah tua koq. Jadi ga berbahaya lagi. Sy benci ma kakaknya Gadis Naga Kecil.
aku komen panjang kok gagal terus ya?
Gak jadi komen terkait artikel deh. Gagal terus.
Waduw, kira2 pengaturannya dimana ya, Mas?
Orta dan Baikul.. hmmm rasanya familiar
kalo favorit saya ninja Jiraiya
Hehehehe. Kalau yang model ninja, sy suka Ninja Kura-Kura. Kocak.
waaaa… keduluan… saya baru mau bikin post ini… hehehe… mirip2lah kita film favoritnya… jaman andy lau lagi ngetop maen sinetron lagi… hehehe…
Gimana kalau kita bikin kontes? “Tulis Judul Film Favoritmu!”, gitu. Ntar yang penjiwaan dalam penceritaannya menyentuh kita kasih gayung cantik. Hehehehe.
Nggak suka King Kong gan?
Kingkong kenalnya setelah remaja, Gan. Padahal temanya kan film favorit semasa kecil. Hehehe.
Wew.. dari semua daftar di atas, saya cuma kenal Satria baja hitam!
Kalo saya sih favoritnya sama PowerRanger, Doraemon dan Tom adn Jerry, hihihi…
Satu lagi, Kera Sakti!
Power Ranger sy tidak suka karena mengurangi fantasi sy. Robot tapi koq badannya berbalut pakaian senam bukan logam.
Kalau sudah menyangkut Doraemon, sy juga senang Sinchan dan Dragon Ball. Nah kalau yang Kera Sakti sy suka dengan Kera Sakti yang pertama. Kera Sakti yang muncul belakangan ini ga seheroik yang dulu. Atau jangan2 ada juga Kera Sakti yang tayang lebih dulu sebelum sy mengenal Kera Sakti yak?
filmnya namanya Winspector ya mas.. yg merah itu kan Fire hehehe..
favorit film saya hampir sama mas, Satria baja hitam, winspector, jiban, the return of condor heroes, jiraiya, gaban dan sarifan
Oia, Winspector! Dulu pernah beli VCD bajakannya tapi sekarang entah kemana. Episode stereogram. Yang ada kasus pembunuhan tetapi ternyata pelaku yang dilihat adalah sosok yang dibangun dengan teknik stereogram (bukan orang asli).
Kalau Jiban itu kan yang lagunya: “Jibaaaan Jibaaaan tet tet tet toet tet tet…”. Trus bisa terbang.
Lho, Jiban ndak masuk ya? Padahal itu lumayan bagus
.
Kalau “The Return of the Condor Heroes” memang merupakan film menarik karena diangkat dari Novel Wuxia, kalau tidak salah bagian kedua. Dan kebutulan “The Heaven Sword and Dragon Saber” (ini jadi film Golok Pembunuh Naga) adalah buku ketiganya dari Condor Trilogy tersebut. Hayoo, coba tebak apa buku pertamanya, film serinya juga pernah tayang di tivi kok
.
Oia, dulu ada Jiban juga. Tapi jarang nonton. Sy masih seneng satu film lagi tapi lupa namanya. Yang tokoh wanitanya bernama Sin Ye. Dia anak raja kalau tidak salah trus menjalin kasih dengan prajurit.
Wedew Mas, kalau diminta nebak asal-usulnya (buku) sy belum bisa. Coz, baru tahu itu diangkat dari novel pun baru sekarang.